Tentang Merdeka Arsip – PT Merdeka Copper Gold Tbk To be an Industry leading producer of gold, silver, copper, and other minerals in Indonesia Wed, 01 Jul 2026 09:40:22 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.2 Merdeka Dukung Akselerasi Transisi Ekonomi Rendah Karbon di Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 https://merdekacoppergold.com/merdeka-dukung-akselerasi-transisi-ekonomi-rendah-karbon-di-maybank-indonesia-sustainable-finance-forum-2026/ Wed, 01 Jul 2026 09:25:49 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29667 PT Merdeka Copper Gold Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan berpartisipasi dalam Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026. Dalam forum tersebut, para regulator, pelaku industri, investor, dan pemimpin bisnis bertemu untuk membahas arah kebijakan transisi industri sekaligus memperkuat perspektif kepemimpinan dalam pengambilan keputusan investasi berkelanjutan. Acara yang diselenggarakan di Hotel […]

Artikel Merdeka Dukung Akselerasi Transisi Ekonomi Rendah Karbon di Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dengan berpartisipasi dalam Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026. Dalam forum tersebut, para regulator, pelaku industri, investor, dan pemimpin bisnis bertemu untuk membahas arah kebijakan transisi industri sekaligus memperkuat perspektif kepemimpinan dalam pengambilan keputusan investasi berkelanjutan.

Acara yang diselenggarakan di Hotel St. Regis Jakarta pada 30 Juni 2026 tersebut dibuka oleh President & Group CEO Maybank, dilanjutkan dengan pidato kunci dari Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. Para pembicara menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor keuangan, dan dunia usaha dalam mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon melalui penguatan ekosistem pembiayaan berkelanjutan, pengembangan pasar karbon, serta kemitraan global.

Salah satu agenda utama forum adalah diskusi panel bertajuk “Translating Policy Signals to Sustainable Business Growth” yang mengeksplorasi bagaimana kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi peluang investasi, pertumbuhan bisnis berkelanjutan, serta strategi transisi yang selaras dengan tujuan perusahaan.

Bahtiar Manurung, ESG and Climate Change Manager PT Merdeka Copper Gold Tbk, menjadi pembicara dalam diskusi tersebut bersama Agus Firmansyah (Otoritas Jasa Keuangan), Dewi Muliana (Kementerian Perindustrian), dan Sharan Burrow (Chair, ClimateWorks Centre Board). Diskusi dimoderatori oleh Zain Bador, Director of Sustainable Business Maybank Group.

Sebagai satu-satunya perwakilan industri dalam sesi diskusi tersebut, Bahtiar menyampaikan bahwa meskipun pemerintah telah memberikan arah melalui berbagai kebijakan perubahan iklim, sinyal transformasi yang paling kuat saat ini juga datang dari persyaratan pasar global. Salah satu contohnya adalah penerapan EU Battery Regulation, yang mendorong meningkatnya tuntutan terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan rantai pasok mineral yang berkelanjutan. Menanggapi perkembangan tersebut, Merdeka telah memulai perjalanan menuju ekonomi rendah karbon melalui penyusunan Komitmen dan Kebijakan Net Zero Grup Merdeka, penguatan tata kelola perubahan iklim, serta implementasi berbagai inisiatif dekarbonisasi di berbagai unit usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga menekankan pentingnya ketersediaan energi terbarukan yang terjangkau (affordable renewable energy) khususnya di wilayah terpencil (remote areas), kepastian regulasi yang konsisten dan berkelanjutan, dan perluasan akses terhadap pembiayaan hijau (green finance) untuk mempercepat transformasi industri menuju ekonomi rendah karbon.

Melalui partisipasi aktif dalam forum-forum strategis seperti Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026, Merdeka terus berkontribusi dalam mempercepat implementasi dekarbonisasi di sektor pertambangan sekaligus mendukung pengembangan kebijakan dan mekanisme pembiayaan yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

*


Foto utama: Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager PT Merdeka Copper Gold Tbk, dalam sesi diskusi panel.

Artikel Merdeka Dukung Akselerasi Transisi Ekonomi Rendah Karbon di Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Komitmen Merdeka bagi Solusi Perubahan Iklim dalam INVIROTECH 2026 https://merdekacoppergold.com/komitmen-merdeka-bagi-solusi-perubahan-iklim-dalam-invirotech-2026/ Fri, 19 Jun 2026 08:00:41 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29584 Grup Merdeka turut berpartisipasi dalam INVIROTECH 2026, rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup  pada 11–13 Juni 2026 di Jakarta Convention Center, acara ini mengusung tema “Green Solution Technology for Climate Action”. Dalam INVIROTECH, Grup Merdeka hadir melalui stan pameran yang menampilkan berbagai video, poster, infografis, dan […]

Artikel Komitmen Merdeka bagi Solusi Perubahan Iklim dalam INVIROTECH 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka turut berpartisipasi dalam INVIROTECH 2026, rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup  pada 11–13 Juni 2026 di Jakarta Convention Center, acara ini mengusung tema “Green Solution Technology for Climate Action”.

Dalam INVIROTECH, Grup Merdeka hadir melalui stan pameran yang menampilkan berbagai video, poster, infografis, dan aktivitas interaktif mengenai pencapaian ESG dan inisiatif keberlanjutan di seluruh area operasi. Dalam pameran ini, Grup Merdeka diwakili oleh tiga entitas utama, yaitu PT Merdeka Copper Gold Tbk sebagai perusahaan induk, serta dua anak perusahaannya, PT Merdeka Battery Materials Tbk dan PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Pada hari pertama penyelenggaraan, Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, mengunjungi stan Grup Merdeka. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memaparkan berbagai upaya keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.

Selain berpartisipasi dalam stan pameran, Grup Merdeka juga terlibat dalam sesi CEO Talks bertajuk “The Circular Titans: Mendorong Batas Teknologi Hijau dalam Pengelolaan Emisi, Residu, dan Limbah Skala Industri.”

Mewakili Grup Merdeka sebagai narasumber, Bahtiar Manurung, ESG and Climate Change Manager, menjelaskan upaya future-proofing bisnis pertambangan melalui penerapan prinsip sirkularitas, dekarbonisasi, dan pertambangan yang bertanggung jawab.

Penerapan sirkularitas antara lain diwujudkan melalui pemanfaatan sisa bijih hasil pengolahan (spent ore) Tambang Tembaga Wetar yang sebelumnya tidak digunakan dan dianggap sebagai beban lingkungan. Selain itu, Grup Merdeka juga memanfaatkan bijih nikel limonit berkadar rendah dari Tambang SCM (Surya Cahaya Mineral), yang sebelumnya tidak dimanfaatkan karena dianggap memiliki nilai ekonomi yang rendah, menjadi bahan baku pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL).

Bahtiar menyampaikan bahwa sekitar 1 juta ton spent ore dari Tambang Tembaga Wetar menjadi pasokan tahunan pabrik HPAL Grup Merdeka. Produksi limonit pada 2025 mencapai 14,7 juta wet metric ton (wmt) dan berkontribusi terhadap penerimaan royalti pemerintah sebesar US$34,2 juta.

Dalam dekarbonisasi, Grup Merdeka telah membangun slurry pipeline untuk mengalirkan bubur bijih limonit dari Feed Preparation Plant (FPP) SCM ke pabrik HPAL, yang sebelumnya diangkut menggunakan truk. Penggunaan slurry pipeline ini mampu mengurangi konsumsi bahan bakar secara signifikan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.

Selain itu, Bahtiar menjelaskan bahwa Grup Merdeka menerapkan prinsip responsible mining melalui pengelolaan lingkungan dan risiko, penghormatan terhadap hak asasi manusia, penerapan praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab, kesehatan dan keselamatan kerja, keterlibatan dan pengembangan masyarakat, penyediaan mekanisme pengaduan yang efektif, serta tata kelola dan etika bisnis yang baik. Penerapan prinsip-prinsip tersebut tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap standar pertambangan yang bertanggung jawab, tetapi juga mendukung keberlanjutan akses perusahaan ke pasar global.

Partisipasi Grup Merdeka dalam INVIROTECH 2026 mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi menghadirkan solusi perubahan iklim dan mendukung agenda transisi energi bersih nasional.
*

Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, disambut oleh Cahyono Seto, Direktur PT Bumi Suksesindo.

Stan pameran Grup Merdeka di INVIROTECH 2026.

Foto utama: Sesi CEO Talks INVIROTECH 2026 yang diikuti Bahtiar Manurung, ESG and Climate Change Manager Grup Merdeka (kedua dari kiri).

Artikel Komitmen Merdeka bagi Solusi Perubahan Iklim dalam INVIROTECH 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 https://merdekacoppergold.com/grup-merdeka-bahas-pengembangan-tambang-emas-pani-dan-digitalisasi-eksplorasi-di-indonesia-miner-2026/ Mon, 11 May 2026 07:41:09 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29472 Grup Merdeka turut berkontribusi dalam sesi diskusi Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026, forum internasional sektor pertambangan. Dalam ajang yang mempertemukan pelaku industri, regulator, investor, hingga penyedia teknologi pertambangan ini, Grup Merdeka  menghadirkan dua pembicara untuk membahas pengembangan Tambang Emas Pani dan pemanfaatan teknologi digital dalam eksplorasi mineral. Indonesia Miner 2026 berlangsung pada 5-7 Mei […]

Artikel Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka turut berkontribusi dalam sesi diskusi Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026, forum internasional sektor pertambangan. Dalam ajang yang mempertemukan pelaku industri, regulator, investor, hingga penyedia teknologi pertambangan ini, Grup Merdeka  menghadirkan dua pembicara untuk membahas pengembangan Tambang Emas Pani dan pemanfaatan teknologi digital dalam eksplorasi mineral.

Indonesia Miner 2026 berlangsung pada 5-7 Mei 2026 di The Westin Jakarta dengan mengusung tema “Mining with Meaning: Driving Progress through Responsibility and Intelligence”. Dihadiri lebih dari 1.800 delegasi internasional, acara ini menjadi salah satu forum pertambangan terbesar di Indonesia. Beragam isu dibahas dalam acara ini, mulai dari mineral kritis, transisi energi, pengembangan proyek tambang, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan industri.

Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai tantangan dan transformasi industri pertambangan global, termasuk penerapan teknologi dan pengembangan proyek berkelanjutan.

Mewakili PT Merdeka Gold Resources Tbk, bagian dari Grup Merdeka, Zulfallah selaku Project Development Senior Manager hadir sebagai pembicara dalam sesi “Fireside Chat: Pani Heap Leach Project” bersama Metso. Dalam sesi tersebut, ia membahas perkembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo yang dikembangkan sebagai salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik.

“Kami telah menyelesaikan konstruksi dan komisioning fasilitas utama heap leach, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan tambang, pelabuhan, hingga fasilitas pengolahan,” ujar Zulfallah. “Saat ini operasi heap leach sudah berjalan dan menjadi fondasi pengembangan tahap berikutnya.”

Ia menjelaskan bahwa fasilitas heap leach di Pani dirancang dengan kapasitas awal 8 juta ton bijih per tahun dan akan ditingkatkan secara bertahap. Pada fase berikutnya, Pani juga tengah mengembangkan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. “Pengembangan CIL menjadi langkah strategis untuk meningkatkan recovery emas dan memperbesar kapasitas produksi Pani dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, Zulfallah juga menyoroti pentingnya kolaborasi teknis dengan berbagai mitra teknologi untuk memastikan proses komisioning berjalan optimal. Menurutnya, dukungan teknis yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan operasional proyek.

“Dalam industri emas, reliability bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan produksi dan efisiensi operasional,” ujar Zulfallah. “Karena itu, kami memilih teknologi dan dukungan OEM [Original Equipment Manufacturer] yang memiliki reputasi kuat.”

Selain pengembangan tambang emas, Grup Merdeka juga menyoroti transformasi digital di sektor eksplorasi mineral melalui presentasi Diki Nurul Huda, GIS (Geographic Information System) Technical Analyst PT Merdeka Copper Gold Tbk. Dalam sesi Empowering Mineral Exploration with Open-Source GIS: A Practical Workflow for Data Integration and Target Mapping”, Diki mengatakan bahwa kompleksitas data menjadi tantangan yang semakin besar seiring berkembangnya kegiatan eksplorasi dan operasional tambang. “Hampir seluruh aktivitas di industri pertambangan berbasis lokasi. Karena itu, GIS memiliki peran penting dalam memastikan data dapat terintegrasi, tervisualisasi, dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat,” ujar Diki.

Diki menjelaskan bahwa Merdeka mengembangkan platform M-GIS, yakni sistem berbasis open-source GIS yang mengintegrasikan QGIS, PostGIS, GeoServer, hingga Margin Maps untuk mendukung pengelolaan data eksplorasi secara real time.

Platform tersebut kini digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari regional mapping, drilling monitoring, hingga grade control di berbagai operasi tambang Grup Merdeka. “Pendekatan open-source memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam pengembangan workflow dan integrasi data. Sistem ini juga membantu meningkatkan kolaborasi lintas site dan mengurangi ketergantungan terhadap proses manual,” ujar Diki.

Melalui partisipasi dalam Indonesia Miner 2026, Grup Merdeka turut mendukung pengembangan industri pertambangan yang semakin terintegrasi, adaptif, dan berbasis inovasi. Paparan kedua pembicara menunjukkan bagaimana transformasi industri pertambangan tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola teknologi, data, dan kolaborasi.

 

Foto-foto: Dua pembicara dari Grup Merdeka dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026.

Artikel Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong https://merdekacoppergold.com/mgr-ajukan-pencatatan-saham-di-bursa-efek-hong-kong/ Wed, 25 Mar 2026 06:53:02 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29322 PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) secara resmi mengajukan permohonan pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX) pada 20 Maret 2026 melalui Formulir A1, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses ini, Perseroan menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsors yang akan mendampingi […]

Artikel MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) secara resmi mengajukan permohonan pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX) pada 20 Maret 2026 melalui Formulir A1, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses ini, Perseroan menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsors yang akan mendampingi proses pencatatan tersebut.

Langkah ini mencerminkan fase berikutnya dalam perjalanan MGR untuk memperluas akses ke pasar global, setelah keberhasilan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI: EMAS).

Seiring dengan berkembangnya operasional MGR, akses terhadap investor internasional menjadi semakin relevan, tidak hanya untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham, tetapi juga untuk membuka fleksibilitas pendanaan yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang. Inisiatif ini dilakukan untuk kepentingan terbaik MGR, dengan tetap memperhatikan ketentuan regulasi yang berlaku serta kondisi pasar.

Di sisi operasional, MGR terus menunjukkan progres yang konsisten melalui pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Proyek ini diperkirakan akan menjadi salah satu dari dua tambang emas primer terbesar di Asia berdasarkan produksi pada 2030.

MGR telah mencapai sejumlah tonggak penting, termasuk penuangan emas perdana (first gold pour) pada Februari 2026 dan penjualan emas perdana pada Maret 2026 pada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (BEI: ANTM), berdasarkan perjanjian jual beli emas domestik selama dua tahun. Pencapaian tersebut menandai dimulainya produksi emas komersial dan menjadi langkah signifikan dalam perjalanan operasional Perseroan.

“Penyampaian permohonan pencatatan kami di HKEX merupakan langkah penting setelah keberhasilan IPO kami di Bursa Efek Indonesia pada September 2025 dan dimulainya produksi di Pani pada awal tahun ini,” ujar Direktur Utama PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin. “Kami tetap fokus untuk meningkatkan operasi secara aman dan memberikan nilai jangka panjang, sekaligus memperluas akses terhadap pasar modal internasional.”

Sejalan dengan proses tersebut, draf dokumen pencatatan (application proof) yang telah disunting telah dipublikasikan di situs web resmi Bursa Efek Hong Kong untuk tujuan informasi. Dokumen ini memuat gambaran rinci mengenai bisnis, operasional, kondisi keuangan, serta faktor risiko Perseroan. Namun demikian, dokumen tersebut belum merupakan versi final dan masih dalam tahap penelaahan serta revisi oleh regulator, sehingga tidak dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan investasi.

MGR juga menegaskan bahwa pengajuan ini bukan merupakan penawaran untuk menjual maupun ajakan untuk membeli efek (saham atau instrumen investasi lainnya) apa pun, dan tidak dimaksudkan sebagai penawaran umum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Pemegang saham dan calon investor diimbau untuk tetap berhati-hati, mengingat proses pencatatan ini masih bergantung pada berbagai faktor, termasuk persetujuan regulator dan kondisi pasar, sehingga tidak ada jaminan bahwa proses tersebut akan dilanjutkan atau diselesaikan. MGR akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Foto: Direktur Utama MGR, Boyke P. Abidin, mengamati proses pelepasan doré bullion dalam momen penuangan emas perdana, sebagai tonggak awal produksi emas Perseroan.

Artikel MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM https://merdekacoppergold.com/mdka-dan-emas-tandatangani-perjanjian-penjualan-emas-dengan-antam/ Thu, 05 Mar 2026 04:26:15 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29262 PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) melalui PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM). Penandatanganan dilakukan pada 4 Maret 2026 di Hotel The Darmawangsa, Jakarta Selatan. […]

Artikel MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) melalui PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM). Penandatanganan dilakukan pada 4 Maret 2026 di Hotel The Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dengan total volume transaksi 3 metrik ton (hampir 100.000 ounces emas per tahun) dengan opsi penambahan hingga 3 metrik ton per tahun. Dalam kerja sama ini, BSI dan PETS bertindak sebagai penjual, sementara ANTAM sebagai pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.

Produksi emas Grup Merdeka yang tercakup dalam perjanjian ini berasal dari dua operasi utama Grup Merdeka, yaitu Tambang Emas Tujuh Bukit yang beroperasi sejak 2017 dan dikelola BSI di Banyuwangi, Jawa Timur, dan Tambang Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo yang dikelola salah satunya oleh PETS.

Tambang Emas Pani merupakan operasi tambang terbaru Grup Merdeka. Tambang ini melakukan penambangan pertamanya pada Oktober 2025 dan melalui proses heap leach berhasil menuangkan emas perdananya pada 14 Februari 2026. Pada 27 Februari 2026, tambang ini juga telah mengirimkan 44,04 kilogram emas dalam bentuk dore bullion ke ANTAM untuk pemurnian perdana. Penjualan pertama emas murni berdasarkan GSPA ini ditargetkan terlaksana sebelum akhir Maret 2026.

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyerapan produksi emas Grup Merdeka di dalam negeri, sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok industri emas nasional. “Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” ujar Albert.

Direktur Komersial ANTAM, Handi Sutanto, menambahkan bahwa kerja sama ini mencerminkan penguatan kedaulatan emas nasional, di mana hasil tambang Indonesia diolah menjadi emas murni yang siap dimiliki masyarakat. Produk emas batangan ANTAM telah mendapat akreditasi London Bullion Market Association (LBMA). Melalui kemitraan ini, integrasi rantai pasok emas nasional diharapkan semakin kuat.

Ke depan, dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani serta dukungan kemitraan strategis, Grup Merdeka optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap industri emas nasional.


Foto utama: Perwakilan MDKA, EMAS, dan ANTAM dalam penandatanganan perjanjian pada 4 Maret 2026.

Artikel MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo https://merdekacoppergold.com/tambang-emas-pani-raih-zero-accident-award-dari-provinsi-gorontalo/ Thu, 19 Feb 2026 07:27:35 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29238 Tambang Emas Pani kembali menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Jumat, 13 Februari 2026. Dua anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk yang mengelola Tambang Emas Pani menerima penghargaan untuk kategori perusahaan besar, yaitu PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) atas […]

Artikel Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani kembali menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Jumat, 13 Februari 2026.

Dua anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk yang mengelola Tambang Emas Pani menerima penghargaan untuk kategori perusahaan besar, yaitu PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) atas pencapaian 7.666.280 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) atas pencapaian 2.166.209 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Provinsi Gorontalo sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan mencatatkan jam kerja tanpa kecelakaan kerja (Lost Time Injury/LTI), sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-01/MEN/I/2007. Capaian ini menjadi bukti bahwa penerapan sistem manajemen K3 secara konsisten mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Penghargaan diterima oleh Sasongko Heru Nugroho selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) PETS, didampingi oleh Adi Firdaus selaku Human Resources Manager Tambang Emas Pani. “Everyone Safe, Always (setiap orang selamat, selalu) adalah nilai utama dalam operasional kami. Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh karyawan dan mitra kerja yang disiplin dalam menerapkan standar keselamatan,” ujar Sasongko. “Kami berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar K3 di seluruh lini operasional.”

Adi menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pekerja dalam membangun budaya keselamatan yang kuat. “Penghargaan ini bukan hanya tentang angka jam kerja tanpa kecelakaan, tetapi tentang konsistensi kami dalam memastikan setiap pekerja pulang dengan selamat setiap hari,” ujar Adi. “Budaya K3 kami bangun melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang ketat, serta keterlibatan aktif seluruh karyawan dan mitra kerja.”

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Tambang Emas Pani sebagai operasi tambang yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga menjunjung tinggi keselamatan dan tanggung jawab terhadap pekerja.

Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat pelatihan K3, pengawasan operasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk memastikan budaya keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan menuju fase produksi penuh.

*

Penerimaan Penghargaan Kecelakaan Nihil oleh perwakilan Tambang Emas Pani.

Foto utama: para pekerja Tambang Emas Pani.

Artikel Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana https://merdekacoppergold.com/irigasi-heap-leach-dimulai-tambang-emas-pani-menuju-produksi-emas-perdana/ Wed, 28 Jan 2026 07:36:46 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29117 Pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memasuki tahapan penting menuju realisasi produksi emas perdana. Pada 27 Januari 2026, fasilitas heap leach pad di tambang ini mulai diirigasi, menandai salah satu fase akhir dalam rangkaian proses produksi awal, dengan produksi emas pertama ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026. Tambang Emas Pani merupakan proyek strategis […]

Artikel Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memasuki tahapan penting menuju realisasi produksi emas perdana. Pada 27 Januari 2026, fasilitas heap leach pad di tambang ini mulai diirigasi, menandai salah satu fase akhir dalam rangkaian proses produksi awal, dengan produksi emas pertama ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026.

Tambang Emas Pani merupakan proyek strategis PT Merdeka Gold Resources Tbk, anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. Sebagai bagian dari Grup Merdeka, Tambang Emas Pani dikembangkan dengan mengacu pada pengalaman Grup Merdeka dalam mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang menggunakan metode pengolahan serupa. Pengalaman tersebut menjadi landasan penting dalam perencanaan teknis, pengembangan fasilitas, serta penerapan standar operasional dan keberlanjutan di Tambang Emas Pani.

Pada tahap awal produksi, Tambang Emas Pani menerapkan metode pelindian (heap leach), di mana bijih emas yang telah dihancurkan ditumpuk di atas heap leach pad dan dialiri larutan kimia untuk melarutkan kandungan emas dan perak dari bijih. Larutan kaya logam berharga (pregnant leach solution) kemudian dialirkan ke Pabrik ADR (Adsorption, Desorption, and Recovery) untuk melalui proses ekstraksi dan pemurnian hingga menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion. Saat ini fasilitas ADR Tambang Emas Pani telah menyelesaikan tahap komisioning dan siap memproses pregnant leach solution.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyampaikan bahwa dimulainya irigasi heap leach menegaskan kesiapan proyek untuk mencapai target produksi emas perdana.

“Proyek ini tidak hanya menjadi pendorong nilai jangka panjang bagi para investor, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan UMKM lokal,” ujar Boyke.

Seiring dengan pengoperasian heap leach, Tambang Emas Pani juga terus mematangkan pengembangan fasilitas pengolahan lanjutan Carbon-in-Leach (CIL) sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas produksi jangka menengah dan panjang. Saat ini, Studi Kelayakan (Feasibility Study), yang ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026, tengah disusun dengan rencana kapasitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) sebesar 12 juta ton per tahun yang akan dioperasikan sejak awal. Pendekatan ini menggantikan rencana sebelumnya, yang memulai operasi pada kapasitas 7,5 juta ton dan kemudian meningkatkannya secara bertahap menjadi 12 juta ton.

Dari sisi sumber daya, Tambang Emas Pani memiliki Cadangan Bijih (Ore Reserve) sekitar 4,8 juta ounces emas, yang berasal dari Perkiraan Sumber Daya Mineral (Mineral Resource Estimate) lebih dari 7 juta ounces emas. Dengan skala tersebut, Tambang Emas Pani tercatat sebagai salah satu tambang dengan deposit emas primer terbesar di Indonesia. Dengan optimalisasi operasi heap leach serta pengembangan fasilitas CIL berkapasitas besar, Tambang Emas Pani berpotensi mencapai produksi puncak lebih dari 500.000 ounces emas per tahun, menjadikannya salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Artikel Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Dua Perusahaan Grup Merdeka Raih Lencana Verified dan Committed INSTAR 2025 https://merdekacoppergold.com/dua-perusahaan-grup-merdeka-raih-lencana-verified-dan-committed-instar-2025/ Tue, 16 Dec 2025 07:20:29 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28997 Dua perusahaan Grup Merdeka meraih penghargaan dalam ajang Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) 2025 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, pada 12 Desember 2025. Dalam malam penganugerahan tersebut, PT Merdeka Battery Materials Tbk dan PT Merdeka Copper Gold Tbk masing-masing dianugerahi Lencana INSTAR Verified Company dan Lencana INSTAR Committed Company. Indeks INSTAR 2025 merupakan apresiasi […]

Artikel Dua Perusahaan Grup Merdeka Raih Lencana Verified dan Committed INSTAR 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Dua perusahaan Grup Merdeka meraih penghargaan dalam ajang Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR) 2025 yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, pada 12 Desember 2025. Dalam malam penganugerahan tersebut, PT Merdeka Battery Materials Tbk dan PT Merdeka Copper Gold Tbk masing-masing dianugerahi Lencana INSTAR Verified Company dan Lencana INSTAR Committed Company.

Indeks INSTAR 2025 merupakan apresiasi terhadap perusahaan yang dinilai menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan dan berintegritas. Program ini diselenggarakan oleh Tempo Data Science bekerja sama dengan Transparency International Indonesia (TII) dan Institute for Strategic Initiatives (ISI). Ketiga lembaga tersebut berperan penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta penguatan tata kelola bisnis dan demokrasi di Indonesia.

Pada tahun ini, INSTAR menilai 900 perusahaan dari total 1.019 perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan, termasuk emiten Bursa Efek Indonesia dan BUMN non-emiten. Penilaian dilakukan menggunakan 47 indikator yang mencakup empat dimensi utama, yaitu Sosial dan Hak Asasi Manusia, Lingkungan, Bisnis Berintegritas, serta Ketahanan Korporasi. Perusahaan dengan nilai 80 atau lebih memperoleh Lencana Verified, sementara perusahaan yang melampaui ambang batas penilaian tetapi belum mencapai skor tersebut memperoleh Lencana Committed.

Mengikuti penilaian INSTAR untuk pertama kalinya, PT Merdeka Battery Materials Tbk meraih indeks 83,75, menjadikannya satu-satunya perusahaan tambang di Indonesia yang memperoleh Lencana INSTAR Verified Company pada 2025. Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih indeks 79,82, meningkat 16,67% dari indeks 2024 sebesar 68,42.

Penghargaan bagi Grup Merdeka diterima oleh Tom Malik, Head of Corporate Communication Merdeka. Acara penganugerahan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu serta Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan Otoritas Jasa Keuangan, Agus E. Siregar, yang menegaskan pentingnya integritas dan keberlanjutan dalam praktik bisnis nasional.

Penghargaan INSTAR 2025 mencerminkan hasil penilaian independen atas praktik tata kelola dan keberlanjutan yang diterapkan perusahaan. Capaian ini menjadi referensi bagi Grup Merdeka untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan penerapan prinsip integritas bisnis serta pelaporan keberlanjutan ke depan, sejalan dengan perkembangan regulasi dan ekspektasi pemangku kepentingan.

 


Foto utama: Tom Malik, Head of Corporate Communication, menerima Lencana INSTAR Verified Company untuk PT Merdeka Battery Materials Tbk. Foto kedua: Tom Malik, Head of Corporate Communication, menerima Lencana INSTAR Committed Company untuk PT Merdeka Copper Gold Tbk. Foto ketiga: Perwakilan perusahaan-perusahaan penerima Committed Badge.

Artikel Dua Perusahaan Grup Merdeka Raih Lencana Verified dan Committed INSTAR 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka Raih Penghargaan Platinum dan Emas di ASRRAT 2025 https://merdekacoppergold.com/grup-merdeka-raih-penghargaan-platinum-dan-emas-di-asrrat-2025/ Mon, 01 Dec 2025 10:04:51 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28963 Dua perusahaan Grup Merdeka meraih penghargaan dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Acara penghargaan yang telah tahun ke-21 ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR), lembaga yang berperan penting dalam memajukan standar pelaporan keberlanjutan di Indonesia. Penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Westin Resort Nusa Dua, Bali, pada 28 November 2025. Penghargaan ini menegaskan konsistensi Grup […]

Artikel Grup Merdeka Raih Penghargaan Platinum dan Emas di ASRRAT 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Dua perusahaan Grup Merdeka meraih penghargaan dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Acara penghargaan yang telah tahun ke-21 ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR), lembaga yang berperan penting dalam memajukan standar pelaporan keberlanjutan di Indonesia. Penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Westin Resort Nusa Dua, Bali, pada 28 November 2025.

Penghargaan ini menegaskan konsistensi Grup Merdeka dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas melalui laporan keberlanjutan. PT Merdeka Copper Gold Tbk untuk pertama kalinya meraih Platinum Rank, peringkat tertinggi dalam ASRRAT. Sementara itu, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBM) berhasil mempertahankan Gold Rank, sebagaimana dicapai pada tahun sebelumnya.

Penghargaan untuk Merdeka diterima oleh Bahtiar Manurung, ESG and Climate Change Manager Grup Merdeka, sedangkan penghargaan untuk MBM diterima oleh Satriyo Giri, ESG and Climate Change Specialist Merdeka. Kedua prestasi ini diraih berkat kualitas laporan keberlanjutan yang dinilai mampu mengungkapkan kinerja, komitmen, dan strategi keberlanjutan secara transparan dan akuntabel.

Dalam pidato utama ASRRAT 2025, Chairman Board of Trustees NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., menekan urgensi penyelarasan standar pelaporan keberlanjutan dengan standar internasional. Ia menyampaikan bagaimana kerangka global seperti IFRS S1–S2, TCFD, dan GRI Standards semakin menuntut perusahaan untuk menyajikan informasi yang terukur, konsisten, dan mudah diperbandingkan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pemangku kepentingan. Dunia usaha pun, menurutnya, perlu cepat beradaptasi dengan perkembangan tersebut.

Sementara itu, Executive Director NCCR, Dr. (Hon) Ali Darwin, Ak., M.Sc., CSRS, CSRA, CSP., mengingatkan bahwa laporan keberlanjutan kini merupakan fondasi akuntabilitas dan kepercayaan dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya dituntut memenuhi persyaratan teknis pelaporan, tetapi juga membuktikan komitmen jangka panjang dalam mengelola dampak material.

Rangkaian pengakuan ini memperkuat langkah Grup Merdeka dalam meningkatkan kualitas pengungkapan keberlanjutan dan memperdalam integrasi aspek ESG dalam proses pengambilan keputusan. Perusahaan berkomitmen memastikan setiap aktivitas operasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia.


Foto Utama: Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager Merdeka, menerima Penghargaan Platinum Rank untuk MDKA.
Foto Kedua: Satriyo Giri, ESG & Climate Change Specialist Merdeka menerima Penghargaan Gold Rank untuk MBMA.
Foto Ketiga: Tim ESG & Climate Change Merdeka dalam ASRATT 2025.

Artikel Grup Merdeka Raih Penghargaan Platinum dan Emas di ASRRAT 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 https://merdekacoppergold.com/merdeka-raih-penghargaan-anugerah-bisnis-dan-ham-2025/ Wed, 26 Nov 2025 07:53:58 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28956 PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali meraih pengakuan atas komitmennya dalam menghormati hak asasi manusia, sejalan dengan implementasi Pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka. Pada ajang Anugerah Bisnis dan HAM 2025 yang disertai peluncuran laporan Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark, Merdeka dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan yang telah menerapkan penghormatan hak asasi manusia (HAM). Acara ini diselenggarakan […]

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali meraih pengakuan atas komitmennya dalam menghormati hak asasi manusia, sejalan dengan implementasi Pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka. Pada ajang Anugerah Bisnis dan HAM 2025 yang disertai peluncuran laporan Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark, Merdeka dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan yang telah menerapkan penghormatan hak asasi manusia (HAM). Acara ini diselenggarakan oleh SETARA Institute di Hotel Pullman, Jakarta, pada 25 November 2025. Penghargaan diserahkan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Elfonda Mekel, kepada Bahtiar Manurung, Manager ESG & Climate Change Merdeka.

RBC Benchmark yang dikembangkan SETARA Institute dengan dukungan Yayasan Tarumanagara Jakarta bertujuan memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berlandaskan HAM di Indonesia. Instrumen ini mengukur sejauh mana prinsip Bisnis dan HAM—khususnya yang merujuk pada UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs), serta prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan keberlanjutan—telah diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan, tata kelola, dan operasional perusahaan.

Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui telaah praktik terdokumentasi, pelaporan publik, mekanisme internal, serta respons perusahaan terhadap risiko dan dampak HAM. Dalam hasil riset tersebut, Merdeka tercatat sebagai salah satu perusahaan dengan skor tertinggi dari 18 perusahaan tambang yang dinilai.

SETARA Institute sebagai penyelenggara dikenal sebagai lembaga yang mendorong pluralisme, kemanusiaan, demokrasi, dan HAM. Melalui SIGI—unit yang berfokus pada tata kelola inklusif dan berkelanjutan berbasis UNGPs—SETARA secara konsisten mendorong peningkatan praktik bisnis yang bertanggung jawab di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM, Munafrizal Manan; Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi; Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani; Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan; serta perwakilan perusahaan dengan skor terbaik dalam riset RBC Benchmark.


Foto utama: Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager Merdeka, menerima Penghargaan Anugrah Bisnis dan HAM 2025 dari Anggota Komisi X DPR RI, Elfonda Mekel.

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>